Mengapresiasi Langkah Neema Ayeisha Zalika Menjaga Kelestarian Alam dan Satwa
Lewat gerakan yang diinisiasinya, Neema sapaan akrabnya terus berusaha mengetuk kepedulian masyarakat khususnya generasi muda agar lebih peka terhadap masa depan bumi.
LAMPUNG – Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, seorang gadis muda asal Kota Metro, Provinsi Lampung terus konsisten menyuarakan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Bagi Neema Ayeisha Zalika, kelestarian lingkungan dan perlindungan satwa bukan sekadar isu global, melainkan tanggung jawab nyata yang harus dimulai dari lingkungan terdekat.
Lewat gerakan yang diinisiasinya, Neema sapaan akrabnya terus berusaha mengetuk kepedulian masyarakat khususnya generasi muda agar lebih peka terhadap masa depan bumi.
Gadis berusia 20 tahun ini merupakan anak pertama dari dua bersaudara yang saat ini sedang menempuh pendidikan program sarjana Strata Satu jurusan Biologi di Universitas Lampung.
Selain bergelut dengan dunia sains di kampus, dia juga aktif mengembangkan kariernya di dunia industri kreatif sebagai seorang model profesional dan kreator konten.
Dalam hal ini lebih lanjut di sela-sela waktu luangnya, Neema kerap menyalurkan energi kreatif dan ketenangannya melalui hobi membaca serta melukis.
Menyelaraskan Ilmu Biologi dan Aksi Nyata
Ketertarikannya pada dunia flora dan fauna di bangku perkuliahan mendorong Neema untuk mendirikan sebuah platform inisiatif yang dinamakan Teman Konservasi.
Melalui wadah peduli lingkungan tersebut, ia fokus pada berbagai kegiatan pelestarian alam, dengan perhatian khusus pada perlindungan satwa liar.
"Platform yang telah saya jalankan sejak tahun 2023 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Senin (25/5/2026).
Kemudian dalam momen tersebut Neema juga menjelaskan bahwa edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, menjadi kunci utama dari gerakan ini.
Guna mencapai tujuan tersebut, ia bersama komunitasnya kerap menggelar sosialisasi lingkungan di berbagai sekolah dan komunitas lokal. Aktivitas ini dirancang untuk menanamkan rasa cinta alam sejak dini kepada para siswa.
Tantangan Konsistensi di Era Digital
Dalam menjalankan advokasinya, mahasiswi Universitas Lampung ini melihat adanya peluang besar seiring dengan meningkatnya kepedulian anak muda terhadap isu bumi.
"Kita melihat realitas saat ini bahwa media sosial menjadi sarana yang sangat efektif untuk menyebarkan edukasi secara luas dan cepat kepada publik," ungkapnya sembari tersenyum manis.
Informasi mengenai kampanye pelestarian satwa kini dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja melalui akun media sosial Instagram pribadinya di @neemaysha.
Namun, perjalanan tersebut bukan tanpa hambatan karena ia kerap menemui kendala berupa kurangnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
Menurut Neema, tantangan terbesar yang dihadapinya adalah menjaga konsistensi masyarakat dalam menerapkan kebiasaan baik untuk melestarikan alam dan melindungi satwa secara berkelanjutan.
"Mengubah perilaku masyarakat agar tetap konsisten merawat alam membutuhkan kesabaran dan pendekatan yang persuasif," tuturnya menegaskan.
Prestasi di Panggung Pageant untuk Perubahan
Dedikasi Neema pada isu sosial dan lingkungan hidup turut didukung oleh sederet pencapaian gemilang di dunia kontes kecantikan daerah dan nasional. Perjalanan prestasinya dimulai ketika ia dinobatkan sebagai Muli Kota Metro tahun 2024.
Tak berhenti di sana, pada tahun yang sama ia berhasil meraih gelar yang lebih tinggi sebagai Muli Provinsi Lampung 2024, sebuah pencapaian yang memperkuat perannya sebagai representasi pemuda daerah.
Langkah kariernya di dunia pageant semakin bersinar ketika ia melangkah ke panggung nasional dan berhasil menyabet gelar sebagai Puteri Indonesia Favorite Lampung tahun 2025.
Lebih jauh melalui platform kecantikan ini, dirinya mendapatkan banyak ruang yang lebih luas untuk menyuarakan gerakan konservasinya tersebut.
Selain aktif di dunia pemodelan, pengalaman kerjanya sebagai kreator konten digital juga membantunya mengemas pesan-pesan edukasi lingkungan menjadi lebih menarik bagi pengikutnya di media sosial.
Harapan dan Kolaborasi untuk Masa Depan Bumi
Menatap masa depan, Neema berharap agar gerakan Teman Konservasi dapat terus berkembang pesat dan memberikan dampak positif yang jauh lebih luas bagi masyarakat luas.
Ia sangat menginginkan agar semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk ikut peduli terhadap lingkungan serta memiliki kesadaran tinggi untuk melindungi satwa dari kepunahan.
"Mari bersama-sama menjadi generasi muda yang tidak hanya peduli, tetapi juga bergerak nyata untuk menjaga lingkungan," ucap Neema dengan nada penuh semangat.
Dia selalu mengingatkan sekelilingnya bahwa perubahan besar yang berdampak bagi bumi ini akan selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Secara khusus dalam setiap langkah yang diambil, Neema mengaku sangat bersyukur karena selalu mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak di sekitarnya.
Dukungan tersebut mengalir mulai dari keluarga tercinta, teman-teman terdekat, paguyuban Muli Mekhanai Lampung, hingga jajaran pemerintah daerah setempat.
Baginya, seluruh dukungan luar biasa ini menjadi motivasi terbesar untuk terus bergerak, belajar, dan memberikan kontribusi nyata dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi alam Lampung. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

