Apresiasi Gerakan Indonesia Berintegritas, Sekda Malang Tekankan Konsistensi Ucapan dan Perbuatan
Sekda Kabupaten Malang Budiar saat menerima pohon integritas di acara Kick off Gerakan Indonesia berintegritas di CFD Ijen Kota Malang, Minggu (23/8/2026). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

Apresiasi Gerakan Indonesia Berintegritas, Sekda Malang Tekankan Konsistensi Ucapan dan Perbuatan

Sekda Kabupaten Malang Budiar mengapresiasi Gerakan Indonesia Berintegritas TIMES Indonesia. Ia menegaskan integritas adalah unsur penting SDM yang dinilai dari konsistensi ucapan dan perbuatan.

TIMES Lampung,Senin 24 Agustus 2026, 08:41 WIB
9.1K
A
Achmad Fikyansyah

MALANGGerakan Indonesia Berintegritas yang diinisiasi TIMES Indonesia mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Budiar. Ia menilai integritas merupakan salah satu unsur penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM). 

Hal itu disampaikan Budiar usai menghadiri Kick Off Gerakan Indonesia Berintegritas yang digelar TIMES Indonesia di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (23/8/2026).

Sekda Kab Malang Budiar menandatangani pakta integritas. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Sekda Kab Malang Budiar menandatangani pakta integritas. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

Menurut Budiar, integritas harus dimiliki setiap orang. Prinsip tersebut terlihat dari konsistensi antara apa yang disampaikan dengan apa yang dilakukan. 

“Integritas itu salah satu variabel sumber daya manusia. Setiap orang harus berintegritas,” kata Budiar.

Ia menjelaskan, integritas tidak hanya berkaitan dengan penilaian orang lain, tetapi harus tumbuh dari dalam diri masing-masing individu. Seseorang disebut berintegritas ketika mampu menjalankan apa yang telah diucapkannya secara konsisten.

“Antara ucapan dan yang dilaksanakan itu harus konsisten. Artinya ada pada diri kita,” ujarnya.

Budiar menilai konsistensi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. Sebaliknya, seseorang yang tidak mampu menyelaraskan perkataan dan perbuatannya berpotensi kehilangan penghargaan dari orang lain.

“Kalau kita tidak konsisten, maka kita tidak akan dihargai oleh orang lain. Maka dari itu kita wajib berintegritas,” tuturnya. 

Karena itu, menurut Budiar, gerakan membangun budaya integritas tidak dapat hanya dibebankan kepada lembaga atau kelompok tertentu. Setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Budiar juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif TIMES Indonesia yang mengajak masyarakat membangun budaya integritas. Menurutnya, keterlibatan media dalam menginisiasi gerakan tersebut merupakan langkah positif karena pesan mengenai integritas dapat disebarluaskan kepada masyarakat secara lebih luas.

Sekda Kab Malang bersama Pimred TIMES Indonesia. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Sekda Kab Malang Budiar bersama Pimred TIMES Indonesia Yatimul Ainun. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

 

“Ini hal yang luar biasa dari TIMES Indonesia,” katanya.

Ia berharap gerakan tersebut dapat mendorong semakin banyak orang untuk memahami dan menerapkan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut juga tercermin dalam simbol Pohon Integritas yang menjadi salah satu bagian dari Kick Off Gerakan Indonesia Berintegritas. Penanaman pohon digunakan sebagai simbol bahwa integritas perlu ditanam, dirawat, dan dijaga agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Harapan saya setiap manusia harus berintegritas, seperti contoh menanam pohon tadi. Integritas kita, jadi antara ucapan dan perbuatan harus sama,” ujar Budiar.

Kick Off Gerakan Indonesia Berintegritas digelar TIMES Indonesia di kawasan CFD Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut ditandai dengan deklarasi gerakan, penyerahan Pohon Integritas, dan penandatanganan pakta integritas.

Sejumlah kepala daerah di Malang Raya turut diundang dalam kegiatan tersebut, termasuk Bupati Malang HM Sanusi, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, dan Wali Kota Batu Nurochman. Gerakan ini menjadi bagian dari komitmen TIMES Indonesia untuk mendorong integritas sebagai budaya dalam kehidupan masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Malang HM Sanusi juga menyampaikan bahwa integritas harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya kesesuaian antara perkataan dan perbuatan serta kepatuhan terhadap aturan, norma masyarakat, dan nilai agama.

TIMES Indonesia berharap, Gerakan Indonesia Berintegritas tidak hanya diarahkan sebagai deklarasi, tetapi diharapkan menjadi gerakan yang mendorong perubahan perilaku, dimulai dari diri sendiri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Lampung, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.